
Memuat…


Hidup Nea sebagai tulang punggung keluarga menjadi semakin berat saat mengetahui almarhum bapak berutang ratusan juta dan harus dilunasi dalam dua bulan. Seperti yang sudah-sudah, Nea ingin segalanya di bawah kendalinya. Nea menolak ide Abi (kakaknya) menjual rumah dan bertekad melunasi utang padahal tiap bulan gajinya sudah habis untuk keperluan hidup dan biaya kuliah Runi (adiknya). Nea pun enggan menerima pinjaman uang dari Dio (pacarnya) karena tidak mau merepotkan. Saat Nea berupaya membereskan masalah hidupnya, hasilnya tidak sesuai harapannya. Bisakah Nea melalui semuanya? Mampukah Nea menerima hal-hal di luar kendalinya?
