Danur: The Last Chapter Tayang Lebaran, Penutup Emosional Franchise 10 Tahun
│Ditulis oleh MD Pictures
Setelah jeda panjang sejak 2019, Danur: The Last Chapter hadir sebagai penutup saga Danur dan menjadi film Lebaran 2026. Bagi sutradara Awi Suryadi, film keempat ini terasa sangat spesial karena menjadi bab terakhir dari perjalanan satu dekade Danur bersama MD Pictures.
Pertama kali tayang di bioskop pada 2017 lewat film Danur: I Can See Ghosts, karya adaptasi dari novel bestseller dan kisah nyata Risa Saraswati itu meraup hingga 2.736.391 penonton.
Kisahnya sendiri menyoroti kehidupan Risa yang bersahabat dengan lima hantu anak-anak Belanda bernama Peter, William, Hans, Hendrick, dan Janshen. Menyusul kesuksesan film pertamanya, Danur 2: Maddah kemudian rilis pada 2018. Lagi-lagi, penontonnya melonjak hingga lebih dari 2,5 juta orang. Disusul dengan Danur 3: Sunyaruri pada 2019 dengan jumlah penonton 2.416.691.

Setelah tayang berturut-turut selama tiga tahun, sekuel Danur tidak langsung dirilis, meskipun banyak permintaan dari fans Risa dan Peter Cs yang ingin menonton kelanjutannya. Produser MD Entertainment Manoj Punjabi mengaku ingin menciptakan karya yang lebih memukau, apalagi semenjak kesuksesan film horor KKN di Desa Penari.
Oleh karena itu, sekuel Danur berikutnya dipersiapkan lebih panjang dan sangat matang, mulai dari penyusunaan naskah, pemilihan cast, hingga skala produksi yang lebih besar. “Danur itu pertanda kebangkitan film horor di tahun 2017, karena tahun-tahun sebelumnya film horor dapat sejuta penonton saja susah sekali,” ungkap Manoj.
“Karena itu, kami tidak mau menutup film sebesar ini dengan biasa-biasa saja. Kita comeback setelah Danur terakhir di 2019! Banyak muka-muka baru di sini, tapi banyak juga yang kita tidak asing lagi, mulai dari sutradara Awi Suryadi, penulis Lele Laila, dan tentu Prilly Latuconsina sebagai Risa yang sulit digantikan,” lanjutnya.
Danur Jadi Film Lebaran 2026, Pertama Kalinya Tayang di IMAX
Salah satu pembeda utama Danur: The Last Chapter dengan film-film sebelumnya adalah format IMAX. Keputusan tersebut datang setelah teaser film ditempel di film sebelumnya dan mendapat respons positif dari produser Manoj Punjabi.
“Karena ini last chapter, kita mau experience di IMAX,” ujar Awi.

Konsep dasar Danur tetap sama, yaitu one house horror yang intim dan berpusat pada keluarga. Namun kali ini, rumah sebagai lokasi utama dirancang lebih megah dan detail agar setiap sudut frame terasa maksimal di layar besar.
Menariknya, Awi tetap mempertahankan pendekatan intim. Bahkan untuk adegan close-up, ia memilih lensa wide agar latar tetap terlihat jelas, bukan diburamkan.
“Kita nggak pernah ada background yang fully blurred. Semua harus believable,” katanya.
Film Lebaran Danur: Horor yang Berani Main Sepi

Sejak film kedua, Danur dikenal berani bermain dengan kesunyian. Alih-alih mengandalkan efek suara keras, Awi memilih membangun ketegangan lewat atmosfer.
Adegan terkenal di Danur 2 saat karakter yang diperankan Sophia Latjuba diganggu saat salat menjadi contoh bagaimana horor dibangun tanpa musik berlebihan.
“Saya merasa itu trik paling murah kalau cuma mengagetkan dengan suara keras,” ujarnya.
Pendekatan tersebut tetap dipertahankan di film keempat, dengan teknologi visual dan audio yang lebih matang.
Masih Ada Cerita yang Belum Tuntas

Awi mengaku merasa belum puas jika harus berhenti di film ketiga. Masih ada elemen cerita yang belum dieksplorasi, termasuk karakter Canting yang sempat diperkenalkan sebelumnya.
Dengan perkembangan teknologi dan pengalaman menyutradarai film berskala besar, ia merasa inilah waktu yang tepat untuk menutup kisah Danur secara maksimal.
“Sayang kalau berhenti saat itu. Masih ada cerita dari bukunya Teh Risa yang bisa kita ceritakan dengan visual yang lebih baik,” tuturnya.
Sinopsis film lebaran Danur: The Last Chapter

Dalam film ketiga Danur, diceritakan bahwa Risa merasa harus punya kehidupan normal seperti perempuan lain, setelah bertahun-tahun ia bersahabat dengan hantu-hantu kecilnya. Apalagi waktu itu Risa sudah punya pacar seorang penyiar radio bernama Dimas (Rizky Nazar).
Peter Cs yang takut ditinggalkan lalu mengganggu Risa saat merayakan ulang tahun Dimas. Dari situlah, Risa marah dan ingin menutup mata batinnya. Singkat cerita, Peter Cs berpamitan dengan Risa karena tak ingin mengganggu hidup Risa lagi. Ketika Risa terbangun, dia mencoba memanggil Peter Cs, tapi mereka tak kunjung hadir.
Danur: The Last Chapter menceritakan kehidupan Risa setelah bertahun-tahun pamit dengan teman-teman hantunya. Risa melanjutkan hidup dan menutup gerbang dialog dengan hantu manapun. Namun, hal itu berubah ketika adiknya, Riri (Zee Asadel), dilamar di gedung pertunjukan tua dan mulai bersikap janggal menjelang pernikahannya.
Tak hanya perubahan Riri, Risa pun mulai mengalami serangkaian kejadian aneh, seakan dirinya mengalami kematian menyakitkan berkali-kali. Risa curiga ini terjadi karena teman-teman hantunya, Peter Cs, sedang berusaha menyampaikan sesuatu.
Produser : Manoj Punjabi
Produksi : MD Pictures
Sutradara : Awi Suryadi
Penulis : Lele Laila
Genre : Horor
Tanggal Rilis : 18 Maret 2026
Pemeran : Prilly Latuconsina, Zee Asadel, Dian Nitami, Dito Darmawan, Lewis Robert, Muhammad Fauzan, Ayden Jeffrey, Said Darian, Fillio Dheno, Anya Zen, Gilang Devialdy, Fajar Nugra, Pritt Timothy
Untuk mengetahui kabar lebih lanjut, simak terus akun media sosial MD Pictures berikut ini:
MD Pictures (Production House)
Instagram: @mdpictures_official
TikTok: @mdentertainmentofficial
Facebook: MD Pictures
X: @MDPictures
YouTube: MD Pictures
Danur: The Last Chapter (Movie)
Instagram: @danurmovie
