Akhir Kisah Danur Tayang Lebaran 2026, Ini Perjalanan 10 Tahun Sutradara Awi Suryadi
│Ditulis oleh MD Pictures
Nama Awi Suryadi kini identik dengan franchise Danur, yang 18 Maret nanti akan tayang sekuel terakhirnya lewat Danur: The Last Chapter sebagai film lebaran 2026. Namun siapa sangka, sebelum menjadi salah satu sutradara horor paling berpengaruh di Indonesia, Awi justru dikenal lewat film drama dan romantis.
Sebelum terjun penuh ke genre horor dan populer dengan karya Danur, Awi menyutradarai film seperti Claudia/Jasmine dan I Know What You Did on Facebook. Ia bahkan sempat vakum dari film dan beralih ke iklan selama setahun karena merasa karya-karyanya belum menjangkau penonton luas.
“Saya tipe filmmaker yang ingin karya saya ditonton sebanyak-banyaknya orang,” ungkapnya dalam sebuah wawancara reflektif perjalanan 10 tahun Danur bersama MD Pictures.
Awal Bertemu Danur

Perjalanannya dengan Danur dimulai saat ia menyutradarai film horor Badoet (2015). Dari sanalah pihak MD Pictures melihat potensinya. Saat itu, rumah produksi tersebut sudah memegang hak buku karya Risa Saraswati, namun masih mencari arah adaptasi yang tepat.
Awi memilih pendekatan berbeda. Alih-alih hanya menonjolkan jumpscare, dia fokus pada unsur dramanya, yaitu kesepian seorang anak indigo berusia delapan tahun yang mendambakan teman.
“Danur itu bukan sekadar horor. Intinya hubungan manusia—anak kecil yang kesepian,” jelasnya.
Keputusan itu sempat membuat pihak studio ragu. Bahkan, teaser awal yang ia presentasikan tidak menampilkan jumpscare sama sekali. Namun keyakinannya terbayar. Hari pertama tayang, Danur: I Can See Ghosts (2017) langsung meledak dengan 83 ribu penonton dari sekitar 80 layar, lalu menembus lebih dari 2,7 juta penonton hingga akhir penayangannya.
Kesuksesan itu bukan hanya mengubah karier Awi, tetapi juga lanskap film horor Indonesia. Genre yang sebelumnya kurang diperhitungkan mulai mendapat layar dan investasi lebih besar.
Evolusi dari Film Danur Pertama hingga Ketiga

Dari film pertama ke Danur 2: Maddah (2018) dan Danur 3: Sunyaruri (2019), Awi merasa ada peningkatan signifikan dalam skala produksi.
“Danur 1 syuting cuma 11 hari. Danur 2 sudah naik. Danur 3 lebih besar lagi,” katanya.
Secara visual, dia menghadirkan gaya kamera yang dinamis dengan angle miring dan pergerakan memutar, yang kini terkenal sebagai “angle-nya Awi”. Pendekatan ini membuat Danur terasa modern dan berbeda dari horor konvensional saat itu.
Sepuluh tahun kemudian, Danur bukan hanya menjadi franchise sukses, tetapi juga perjalanan personal yang emosional bagi sang sutradara.
Awi Suryadi mengaku setelah Danur 3: Sunyaruri dirilis, masih ada kisah yang menggantung dan bisa digenapi.
“Saya ngerasa dengan perkembangan zaman, selain masih ada story dari Teh Risa yang bisa kita ceritakan, perkembangan teknologi juga yang lebih canggih, dengan IMAX sekarang, saya ngerasa masih ada nih kisah dari bukunya Risa yang bisa kita ceritakan, lewat audio visual yang lebih baik, sound system yang lebih baik, dan gambar yang jauh lebih bagus,” ungkap Awi.
Jika dalam film ketiganya Risa diceritakan harus berpisah dengan Peter Cs karena ingin hidup normal, maka Danur: The Last Chapter mengambil latar bertahun-tahun setelah perpisahan itu dan bagaimana Risa kembali bertemu teman-teman hantunya.
Penasaran bagaimana kisahnya? Semua bakal terungkap di bioskop tanggal 18 Maret 2026.
Sinopsis film lebaran Danur: The Last Chapter

Dalam film ketiga Danur, diceritakan bahwa Risa merasa harus punya kehidupan normal seperti perempuan lain, setelah bertahun-tahun ia bersahabat dengan hantu-hantu kecilnya. Apalagi waktu itu Risa sudah punya pacar seorang penyiar radio bernama Dimas (Rizky Nazar).
Peter Cs yang takut ditinggalkan lalu mengganggu Risa saat merayakan ulang tahun Dimas. Dari situlah, Risa marah dan ingin menutup mata batinnya. Singkat cerita, Peter Cs berpamitan dengan Risa karena tak ingin mengganggu hidup Risa lagi. Ketika Risa terbangun, dia mencoba memanggil Peter Cs, tapi mereka tak kunjung hadir.
Danur: The Last Chapter menceritakan kehidupan Risa setelah bertahun-tahun pamit dengan teman-teman hantunya. Risa melanjutkan hidup dan menutup gerbang dialog dengan hantu manapun. Namun, hal itu berubah ketika adiknya, Riri (Zee Asadel), dilamar di gedung pertunjukan tua dan mulai bersikap janggal menjelang pernikahannya.
Tak hanya perubahan Riri, Risa pun mulai mengalami serangkaian kejadian aneh, seakan dirinya mengalami kematian menyakitkan berkali-kali. Risa curiga ini terjadi karena teman-teman hantunya, Peter Cs, sedang berusaha menyampaikan sesuatu.
Produser : Manoj Punjabi
Produksi : MD Pictures
Sutradara : Awi Suryadi
Penulis : Lele Laila
Genre : Horor
Tanggal Rilis : 18 Maret 2026
Pemeran : Prilly Latuconsina, Zee Asadel, Dian Nitami, Dito Darmawan, Lewis Robert, Muhammad Fauzan, Ayden Jeffrey, Said Darian, Fillio Dheno, Anya Zen, Gilang Devialdy, Fajar Nugra, Pritt Timothy
Untuk mengetahui kabar lebih lanjut, simak terus akun media sosial MD Pictures berikut ini:
MD Pictures (Production House)
Instagram: @mdpictures_official
TikTok: @mdentertainmentofficial
Facebook: MD Pictures
X: @MDPictures
YouTube: MD Pictures
Danur: The Last Chapter (Movie)
Instagram: @danurmovie
